1. Hak Tinggi
Mitos : jenis sepatu ini banyak
dipilih cewek di dunia. Mereka akan terlihat anggun, tinggi, dan bikin kaki
ramping.
Fakta : Sepatu hak tinggi
terutama yang di atas 5 cm, bisa berakibat osteoarthristis
bagi pemakainya. Yaitu penyakit radang sendi atau arthritis. Gejalanya berupa
nyeri dan kaku di persendian tulang. Umumnya di persendian lutut dan panggul.
Memakai sepatu hak tinggi membuat badan kita condong ke depan, untuk
memnegakkan posisi tubuhdan tanpa sadar kita akan menarik bagian atas tubuh
kebelakang. Bila kondisi ini ters-terusan terjadi dalam kurun waktu 2-5 tahun
maka penyakit radang sendi akan datang pada kita.
Tips : Pilih telapak sepatu yang
padat dan bertumit rendah untuk menyeimbangkan gerakan kaki yang berpengaruh
pada berat badan. Pakai sepatu hak tinggi boleh-boleh saja, asal jangan terlalu
sering dan jangan terlalu lama.
2. Hak terlalu
rendah
Mitos : memakai sepatu “teplek”
akan terhindar dari penyakit kaki dan persendian.
Fakta : Sepatu yang terlalu datar
ternyata bisa bikin masalah pada kaki kita. Sebab memaksa tendon Achilles (urat kaki di atas tumit) melakukan tarikan keras.
Bila berjalan dengan sepatu datar dalam waktu lama, otot-otot di sekitar tumit
terasa cepat lelah. Tanpa adanya bantalan yang memadai. Sepatu rata dapat
menyebabkan sakit pada tumit yang disebut plantar
fasciitis dan dapat menyebabkan achilles
(kaku pada otot).
3. Ujung sepatu
runcing
Mitos : Sepatu dengan ujung
runcing akan membuat kita terlihat mungil, mencegah pelebaran telapak kaki, dan
selalu “in”.
Fakta : sebenarnya kaki manusia
memiliki pola yang sama yaitu pola segi empat, sedangkan sepatu yang berujung
runcing berbentuk segitiga. Bersepatu ujung runcing adalah kesalahan yang
menyiksa diri sendiri. Kesalahan ini akan menyebabkan strength atau tekanan besar pada sendi-sendi jari kaki dan memicu
pengapuran. Model sepatu runcing membuat jari-jari kaki berdempetan dan membuat
kuku jari kaki masuk ke bagian dalam (hammertoe),
karena itulah pembengkakan ibu jari dan penebalan kulit jari kaki (kapalan)
kerap terjadi.
Tips : Pilih sepatu yang lebih
lebar di bagian depan untuk member ruang pada jari-jari kaki. Membeli sepatu
sebaiknya di waktu sore, sebab saat itu kki sedang mengembang. Sehingga kita
nggak bakal merasa kesempitan dengan sepatu yang baru kita beli.
4. Sepatu
sandal
Mitos : sepatu multi fungsi, bisa
digunakan di suasana apapun dan bikin kaki nggak bau.
Fakta : meskipun model ini bikin
kaki bergerak dengan leluasa dan alami, tapi otot kaki yang digunakan untuk
menggenggam sepatu bisa bikin telapak kaki kaku.
Tips : Pilih sepatu sandal dengan
tali pengikat yang sesuai dengan jari telunjuk. Sepatu sandal jenis inilah yang
nyaman dan aman dipakai. Setel pengikat kaki dengan benar, usahakan jangan
mengikat terlalu kencang atau kendur, sebab bisa bikin sakit kaki kita.








0 comments:
Post a Comment